Hari ini kami membahas tema mengenai penolong. Dan, masing-masing kami menceritakan pengalaman ditolong. Saya berusaha mencari-cari pengalaman profesional yang membekas di hati. Ada banyak tetapi satu yang ingin saya ceritakan karena unik. Di suatu masa, saat muda, saya melakukan hal yang spontan, tidak dipikir masak-masak, tetapi di akhir mengakibatkan penyesalan. Saya dibawa ke ruang dekan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan saya dan mendapatkan hukuman.
Dalam kesendirian, saya mengingat kembali perbuatan saya dan hal yang seharusnya saya lakukan, yang sebenarnya lebih baik untuk dilakukan. Saya merasa kecewa, sedih, marah di saat bersamaan pada diri sendiri. Ternyata keadaan seperti itu dalam kurun waktu lama dapat menyebabkan beban nyata di tubuh. Saya katakan kepada diri sendiri bahwa nasi sudah jadi bubur, dan terima nasib saja. Tiba-tiba pintu ruangan terbuka. Seseorang masuk melaluinya. Seseorang yang saya kenal. Kami bertatapan, bingung. Lalu, kami berdua tertawa terbahak-bahak.