Thursday, April 8, 2021
An Angel Without Wings
Wednesday, October 14, 2020
Pencapaian
Beberapa kali, pesaing saya datang ke ruang kerja saya dan menceritakan dirinya sudah mendapatkan sekian pengikut dan hasil. Sebenernya, kalau tidak berulang-ulang diutarakan olehnya, hati dan mulut saya bisa sinkron untuk menyatakan pujian yang tulus atas pencapaiannya. Hanya saja, ia menceritakannya berulang-ulang, ditambah pertanyaan belagu yang menanyakan balik bagaimana pencapaian saya sendiri. Saya dengan jujur mengatakan jumlah, dan tatapan mata mengolok membuat saya jengah. Mau diusir, gak sopan, tapi hati saya sudah tidak nyaman. Saya mengikuti ceritanya itu sambil merasa dongkol dalam hati. Pencapaiannya menjadi olok-olok bagi saya.
Ada lagi kisah lain. Kabar saya yang sudah memiliki itu (suatu barang yang dianggap pencapaian seseorang) ternyata jadi bahan kepo salah satu saudara saya. Setelah sekian lama tidak saling berkabar, baik lewat gadget maupun langsung, itu saya lebih menarik perhatiannya. Saya cukup kaget mendengar kabar ini, tidak menyangka bahwa itu membuat saya 'menarik' untuk jadi bahan perbincangan.
Saya juga suka mencapai sesuatu. Bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk merasa lebih berguna, lebih produktif, dibandingkan orang lain. Saya mengukur diri dari pencapaian, dan wajar saja yang lain juga demikian. It's very humane. Yang tidak manusiawi adalah ketika membanding-bandingkan tiap-tiap orang. Apakah dengan saya memiliki itu, sedangkan teman saya yang lain masih berjuang untuk mendapatkan pekerjaan tetap membuat saya lebih di atas?
Pencapaian selalu menuntut tanggung jawab tambahan, mau tidak kita menerimanya satu 'paket'? Ketika berhasil mendapatkan itu, bersediakah saya memberikan waktu dan uang untuk perawatan/perbaikan/pelestarian/peningkatan? Peter Parker "Spiderman" punya kata-kata yang menarik,"With great power comes great responsibility", hal yang sama juga berlaku untuk pencapaian. Kalau saya dan kamu sudah dapat itu-itu yang bermacam-macam, tanggung jawabnya dalam bentuk apa?
At the end of the day, we know that achievement doesn't shape a human.
Sunday, August 9, 2020
Sedih yang Anggun
Wednesday, July 15, 2020
Rusa Merindukan Sungai
Tuesday, June 23, 2020
Balada Bunga Cantik
Tuesday, June 16, 2020
Rasis
Sunday, June 14, 2020
Kenapa Musti Menikah?
Wednesday, June 10, 2020
Salam Alay (surel ketemu tanggal 7 Oktober 2010 antara gue dan sang 'tak dikenal')
B = Wa'alaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh...Dengan hormat,
sampainya pesan ini, saya akan memberitahukan bahwa kabar saya
baik-baik saja.... Maaf beribu-ribu maaf, Ini gerangan nomer siapa ya?
Kok acap kali sms nomernya ga ke save ya? (bales sepanjang mungkin)
A = Owh ea muuph lupa ng@s1h s4L4m,,,, Ini EnDoet LuThuwna EmbeM
C@ianK Cmu@na. Inged gag kag? Eh, kug blzna pjg bgd ch? Gi ng4ps?
Saturday, May 23, 2020
Raising Gen Z Summit
Friday, April 17, 2020
Malaikat Tanpa Sayap
Tuesday, April 14, 2020
Young, Wild, Free, and Careless
Yep, that's me in the middle right, folded arms with a confident smile! I really love this old picture of me. It brings back memories that almost forgotten. I think I was 20 something in this picture. I couldn't recall for what purpose we posed like this. Selfie-photo was not common at that time, so I guess there must be a special event before it was taken.Menganggap Sepi
Semalam, saya marah sekali pada keponakan-keponakan saya, terutama keponakan pertama. Pasalnya, saya melihat dia sedang bermain gim daring ,...
-
Pernikahan itu seperti perjalanan melalui laut menggunakan perahu, bisa terbuat dari apa saja. Tentunya, bahan pembuat perahu haruslah yang ...
-
Beberapa hari ini saya merenungkan tentang bekerja. Gak, saya tidak anti bekerja. Saya senang bekerja, apalagi pekerjaan fisik. Bekerja memb...




