Awal tahun 2015 juga menjadi awal pergantian buku harian saya. Tentu saja, saya masih simpan buku itu karena di dalamnya tersimpan catatan saya mengenai hal-hal apa saja yang saya dapatkan dari Firman Tuhan. Renungan ini merupakan renungan istimewa karena saya siapkan untuk pertama kalinya dibagikan ke komsel baru yang saya pimpin.
Apa yang paling sering menjadi pikiran kita? Pikiran yang
membahagiakan atau menyedihkan?
Apa yang paling sering keluar di dalam percakapan kita?
Keburukan atau keindahan?
Kedua pertanyaan di atas bukanlah pertanyaan untuk menghakimi. Apapun jawabannya, seperti itulah keadaan
hati kita karena faktanya, kita tidak bisa melihat ke dalam hati kita sendiri.
Hati Daud dibebani oleh tindakan para musuhnya. Jelas sekali, seluruh perkataan dan pikirannya berisi keluhan. Apa yang Daud lakukan? Inilah isi hati Daud yang tercatat di dalam Mazmur 56. Ia menceritakan kepada
Tuhan segala sesuatu yang telah diperbuat oleh para musuhnya.